Minggu, 27 Mei 2012

Cara / Contoh Repair Mesin Bubut / Lathe

          Untuk Melengkapi Uraian Sebelumnya Tentang Repair Mesin Bubut / Lathe, Disini Kami Akan Mencoba Untuk Memberi Contoh Dalam Aplikasi Untuk Perbaikannya. Aplikasi Rangkaian Kontrol Dalam Box Panel Listrik Mesin Bubut Ini Menggunakan Program OKUMA Merk Dari Japan, Dalam Gambar Terlihat Spindle Amplifier Menggunakan Type VAC5 Versi terbaru Sedang Versi Lama Type VAC3, Dan Untuk Axis Menggunakan Servo Amplifier OKUMA Type BL D2 (Versi Lama), Untuk Versi Baru Menggunakan Servo Amplifier OKUMA BL D4, Perbedaan Pada Posisi Setting Switch Ampere Motornya. Gambar Rangkaian Listrik Servo Dan Spindle Amplifier OKUMA Pada Mesin Bubut :

Rangkaian Listrik Servo Dan Spindle Amplifier Mesin Bubut Okuma
Rangkaian Listrik Servo Dan Spindle Amplifier Mesin Bubut OKUMA
            Problem Solving Yang Terjadi Baru Warning! Peringatan Bahwa Masa Waktu Atau Life Time Battery Memori Telah Habis , Dan Secepatnya Untuk Diganti. Setelah Kita Melakukan Pengecekan Ternyata Battery Tegangannya Kurang Dari 3,6 V. Dari 3 Battery Yang Terpasang Pada Battery 1 Dan 3 Tegangannya 3,6 V, Tapi Untuk Battery 2 Tegangannya Kurang Dari 3,6 V Dan Turunnya Cukup Signifikan Sehingga Secepatnya Harus Di Ganti Gambar Contoh Alarm Mesin Bubut Pada Display Monitor Program OKUMA :

Contoh Alarm Mesin Bubut Pada Display Monitor Okuma
Contoh Alarm Mesin Lathe Pada Display Monitor


               Berikutnya Cara Penanganan Problem Solving Yang Terjadi Untuk Program Dengan Software OKUMA Setelah Penggantian Battery Alarm Yang Muncul Tidak Serta Merta Langsung Hilang Atau Secara Permanent Action Belum Selesai, Karena Alarm Yang Timbul Masih Tetap Muncul, Untuk Problem Solving Ini Kita Harus Melakukan Install Ulang Format Battery Yang Ada Dengan Format Battery Software OKUMA. Gambar Cara Penanganan Alarm Battery Mesin Bubut / Lathe program OKUMA :

Cara Penanganan Alarm Mesin Bubut Display Monitor OPUS Okuma
Cara Penanganan Alarm Mesin Bubut Display Monitor


            Untuk Format Battery Cara Melakukannya Sama Dengan Kalau Kita Format Komputer, Dan Untuk Melakukannya sesuai dengan Yang Tertera Dalam Gambar Bahwa ada Pilihan Dari masing-masing Install Yang Dilakukan. Dan Untuk battery Yang Dipakai Kita Menggunakan Merk Toshiba Lithium Battery ER17500V / 3,6 V. Untuk Share Pengalaman Repair Mesin Yang Kita Lakukan Mesin Lain Bisa Kita Informasikan Kemudian

Sumber : http://kontrol-engineering.com/cara-contoh-repair-mesin-bubut-lathe/
 

Minggu, 01 April 2012

STOCK PLC MITSUBISHI

Secara Fungsi, Kegunaan Dan Aplikasi Dari PLC Mitsubishi Sudah Di Uraikan Sebelumnya, Untuk Sekarang Akan Saya Share Mengenai Stock Gudang PLC Mitsubishi Yang Ada :
PLC Mitsubishi A Series Type A1SJHCPU Berikut Dengan Catalog Dan Cara Pemakaiannya (User's Manual) Dari Hardware Tersebut. Kondisi Barang Baru (New) Masih Dalam Kardus Dan Di Plastik Jadi Aman Dari Benturan Dan Lainnya.

  • Stock PLC Mitsubishi A Series 
Type A1SJHCPU Berikut Gambarnya :

Stock PLC Mitsubishi A Series






  • Stock PLC Mitsubishi FX series

Type FX2N-80MR Berikut Gambarnya :

Stock PLC Mitsubishi FX series

Jumlah Stock PLC Mitsubishi Yang Ada :

  1. PLC Mitsubishi Type A1SJHCPU Jumlah 2 Unit
  2. PLC Mitsubishi Type FX2N-80MR Jumlah 2 Unit
  3. Untuk Option Input Dan Ouput Module Tinggal Informasikan Saja

Untuk Harga Dan Install Program Ekonomis Sesuai Dengan Kondisi Mesin Yang Ada....

Sabtu, 31 Maret 2012

Project Box Panel Counter

Dalam Beberapa hari ini Penulis Mencoba Untuk Menyelesaikan Tugas Mengenai Project Yang Ada Yaitu Mengenai Project Box Panel Listrik Masalah Counter, Yang Di Integrasikan Kedalam Software, Dan Hasil Yang Diperoleh Bisa Di Record Dalam Bentuk Exel, Sehingga Mempermudah Dalam Analisa Masalah Yang Ditimbulkan Dan Bisa evaluasi Dan Action Sesuai Dengan Tahapan Masalah Yang sering Terjadi. Dan Konsep Dari Masalah Tersebut Adalah Sebagai Berikut:
  • Penulis Mencoba Menggunakan Media Counter Digital Dan Dirangkai Paralel Sejumlah Masalah Yang Ada, Untuk Pemilihan Merk Counter Yang Ada Saya Mencoba Untuk memilah-milah Dari Produk Omron dari Jepang Dan Autonics dari Korea sesuai dengan Seminar Dan Katalog Yang Saya Peroleh. Dan Saya Putuskan Dengan Counter Autonics Karena Lebih Ekonomis Dalam Pemakaiannya Dengan Jumlah 10 Pcs, Dengan Masing - Masing masalah Yaitu :NG Scratch, NG Blog, NG Flash, NG Un Mold, NG Over Length, NG Cloudy, NG Broken, NG Crack, NG Over Torque, NG Contam Dengan Type CT6S-1P4T Dengan Communicatin Data RS 485
  • Communication Converter Autonics Sesuai Dengan Counter Yang Dipakai Dari Penggunaan Data Communication RS 232C Ke RS 485 Atau USB Ke RS 485 Dan Saya menggunakan Type Converter SCM-US48I, Maksudnya Dari USB Ke RS 485
  • Komputer sebagai Record Data Yang Di Hasilkan Counter Dengan Penggunaan Software Dari Autonics DAQ Master Ver. 1.41
DAQ Master Ver. 1.4.1

Konsep Dari Project Box Panel Listrik Counter Yang Penulis Buat Adalah :

Gambar Box Panel Counter

Dan Untuk Input Yang Dipakai Menggunakan Power Supply atau Power Switch Dari Autonics dari 220 Vac Ke 12 Vdc Dan Input Tombol Push Buttom Menggunakan Autonics Juga
Untuk Lebih Lengkapnya Konsep Dan Semoga Saja Menjadi Aplikasi Yang Saya Tawarkan Adalah Sebagai Berikut :

Minggu, 18 Maret 2012

Aplikasi Penggunaan PLC

Lanjutan Dari Postingan Sebelumnya Mengenai Cara Program PLC Mitsubishi, Dalam Hal Ini Penulis Ingin Sharing Pengalaman Mengenai Aplikasinya Pada Mesin Dengan Menggunakan Program PLC Mitsubishi Ini.
Dalam Hal Ini Saya Akan Memberi Judul Aplikasi Penggunaan PLC Tentunya masih Menggunakan PLC Mitsubishi.
Dari Sekian PLC Yang Penulis Mengerti Dan Pahami Untuk Jenis PLC Yang Mudah Dan Simpel Penggunaanya  Ya PLC Mitsubishi Ini, Misalnya Dari Pengkodean Dari Logika Input Dan Outputnya.
Untuk PLC Mitsubishi Kode Input Menggunakan X Dan Kode Output Menggunakan Y, Jadi Mau Berapapun Input Dan Outputnya Tentu Tidak Akan Membingungkan Pemakai, Karena Langsung Berbeda Baik Untuk PLC Mitsubishi FX Series 0 Dan Sekarang FX Series 2, Melsec A0 Series, Melsec A1 Series, Melsec A2 Series Ataupun Melsec Q Series, Jadi Mudahlah  He..he.....he...Tentunya Tidak Mengecilkan PLC Merk Yang Lain Baik Omron, Yokogawa, Hitachi, LG, Allen Bradley, Fanuc, Dll.
Contoh Dari Aplikasi PLC Yang Penulis Sebut Tersebut Ada Nich Gambarnya :
Masih Tetep Penulis Menggunakan Software Mitsubishi GX Developer Ver. 8, Dan GX Simulator Ver. 7

Aplikasi Penggunaan PLC Mitsubishi